Debut Manis Zidane Ternoda Cedera Lutut Kylian Mbappe
Kocaeli Stadium menjadi saksi awal era baru sepak bola Prancis yang sarat drama. Zinedine Zidane resmi memulai perjalanannya sebagai arsitek Les Bleus dengan menghadapi perlawanan ketat Turki pada laga pembuka Grup A1 UEFA Nations League. Pertandingan taktis yang menguras energi ini berakhir dengan keunggulan tipis bagi tim tamu.
Skema permainan dinamis langsung diperagakan Prancis sejak peluit pertama dibunyikan. Keputusan Zidane menggantikan posisi Didier Deschamps membawa gairah baru pada kreativitas lini tengah yang dimotori Michael Olise. Turki yang tampil di hadapan pendukungnya sendiri menerapkan pertahanan blok rendah yang sangat rapat.
Gol pemecah kebuntuan akhirnya lahir pada menit ke-54 melalui penyelesaian dingin Kylian Mbappe.
Umpan matang dari Olise berhasil dikonversi menjadi gol tunggal yang mengunci kemenangan Prancis. Stadion bergemuruh, merayakan sinergi awal sang kapten dan pelatih baru. Sukacita tersebut tidak bertahan lama.
Petaka datang lima menit berselang. Mbappe salah bertumpu setelah melepaskan tembakan keras ke gawang lawan. Penyerang Real Madrid tersebut langsung ambruk sambil memegangi lutut kanannya.
Tim medis bergerak cepat masuk ke lapangan. Diagnosis awal menunjukkan sang megabintang mengalami cedera hiperekstensi lutut. Zidane terpaksa menarik keluar sang kapten pada menit ke-59 dan memasukkan Désiré Doué demi menghindari risiko yang lebih fatal.
Staf medis Prancis mengonfirmasi bahwa Mbappe akan segera diterbangkan ke Madrid. Pemindaian MRI lanjutan di fasilitas medis Real Madrid akan menentukan seberapa parah kerusakan ligamen yang dialami sang pemain. Kehilangan Mbappe menjadi pukulan telak bagi rencana jangka panjang Zidane di kompetisi ini.
Frustrasi melanda kubu tuan rumah menjelang akhir laga. Upaya mengejar ketertinggalan justru berujung petaka bagi lini pertahanan Turki. Kiper utama mereka, Uğurcan Çakır, diganjar kartu merah langsung oleh wasit pada menit ke-87 setelah melakukan pelanggaran keras di luar kotak penalti.
Unggul jumlah pemain membuat Prancis sukses mengamankan tiga poin perdana mereka di Grup A1.
Kemenangan ini menempatkan Prancis di posisi menguntungkan pada klasemen sementara. Ujian sesungguhnya bagi kedalaman skuad Zidane kini dimulai tanpa kehadiran sang juru gedor utama di lini depan.