Kemenkeu Minta Publik Waspada Hoaks Deepfake AI Modus Bantuan Hibah
Kementerian Keuangan bersama lembaga pemeriksa fakta TurnBackHoax menemukan sebaran video penipuan berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence). Modus kejahatan siber ini memanfaatkan teknologi rekayasa wajah untuk mengelabui targetnya.
Masyarakat diminta waspada hoaks deepfake AI yang secara masif berputar di grup percakapan dan unggahan video pendek TikTok. Video manipulasi tersebut mencatut wajah serta suara pejabat publik demi meyakinkan para korban.
Dalam rekaman yang beredar, visual Menteri Keuangan direkayasa seolah-olah sedang menawarkan program bantuan hibah modal usaha. Korban yang tertarik kemudian diarahkan untuk mendaftarkan diri melalui nomor WhatsApp bodong yang dikelola pelaku.
Pihak berwenang memastikan bahwa visual dan narasi dalam video pendek tersebut merupakan hasil rekayasa digital sepenuhnya. Kementerian Keuangan tidak pernah menyalurkan bantuan modal usaha secara personal melalui pesan instan.
Penyebaran hoaks ini tergolong berbahaya karena bergerak di bawah radar media arus utama melalui fenomena dark social. Kebanyakan video disebarkan langsung dari akun ke akun pribadi atau melalui ruang obrolan tertutup grup keluarga.
Penggunaan teknologi pelacak audio-visual menunjukkan adanya ketidakselarasan antara gerakan bibir dan suara dalam video. Publik diimbau untuk selalu memeriksa keabsahan informasi platform digital melalui situs resmi atau saluran komunikasi resmi kementerian.
Masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur oleh tawaran dana gratis yang meminta data pribadi atau uang jaminan. Segala bentuk aduan mengenai indikasi penipuan digital yang mencatut lembaga negara dapat dilaporkan ke kanal aduan resmi pemerintah.
Menulis fakta, memverifikasi informasi, dan menyajikan berita secara jelas serta berimbang.