Cek Fakta: Viral Video Letusan Dahsyat Gunung Anak Krakatau, Ternyata Hoaks
Masyarakat di wilayah pesisir Selat Sunda, khususnya Banten dan Lampung, dihebohkan oleh peredaran video pendek yang memperlihatkan rekaman letusan dahsyat gunung berapi dari atas dek kapal. Narasi yang menyertai video viral tersebut mengklaim bahwa peristiwa mencekam itu merupakan aktivitas vulkanik terkini dari Gunung Anak Krakatau pada Minggu, 5 Juli 2026.
Kepanikan sempat merebak di media sosial mengingat visual dalam video menunjukkan semburan abu vulkanik pekat dan kilatan petir yang sangat masif. Namun, hasil penelusuran dokumen dan konfirmasi resmi otoritas terkait memastikan bahwa unggahan tersebut merupakan informasi palsu atau hoaks.
Berdasarkan data Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), status Gunung Anak Krakatau saat ini berada dalam kondisi aman dan tidak menunjukkan lonjakan aktivitas abnormal seperti yang digambarkan. Video yang beredar luas itu dipastikan merupakan rekaman lama dari peristiwa erupsi beberapa tahun silam yang sengaja diunggah kembali oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk memicu kecemasan publik.
Petugas pos pengamatan meminta warga untuk tidak terpancing oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau perkembangan aktivitas vulkanik melalui aplikasi resmi Magma Indonesia atau saluran komunikasi resmi milik pemerintah daerah setempat. Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni dan kegiatan nelayan di sekitar Selat Sunda pun dilaporkan tetap berjalan normal tanpa gangguan.
Laporan Terkait
Istana Buka Kuota 8.100 Undangan Upacara HUT ke-81 RI untuk Masyarakat Umum
Sumbu Pendek Rasisme di Bali dan Bahaya Superioritas Semu
Belajar dari Thailand, Indonesia Pilih Jalan Sunyi Riset Ganja
Sosok Perwira IT Korlantas Polri Teuku Ziadurrahman