Bupati Aceh Selatan Upayakan Beasiswa Mahasiswa Daerah
Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berkomitmen penuh untuk tetap mengupayakan realisasi program bantuan pendidikan bagi mahasiswa daerah. Langkah ini diambil sebagai respons atas aspirasi dari kalangan pemuda dan desakan dari pihak legislatif.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan, menyatakan bahwa pemerintah daerah tengah mencari solusi terbaik agar program tersebut bisa berjalan. Saat ini, keterbatasan kemampuan keuangan daerah menjadi kendala utama terhambatnya penyaluran bantuan biaya pendidikan tersebut.
Pemkab Aceh Selatan berkomitmen mengalokasikan anggaran beasiswa pada APBK Tahun Anggaran 2027 jika sisa anggaran tahun berjalan tidak mencukupi.
Pemerintah daerah tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Pemkab Aceh Selatan kini sedang mengkaji berbagai opsi regulasi dan skema pendanaan alternatif. Evaluasi ini bertujuan agar bantuan untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu mempunyai payung hukum yang kuat.
Desakan agar anggaran pendidikan ini segera terealisasi salah satunya datang dari Anggota DPRK Aceh Selatan, Irpannusir. Ia meminta jajaran Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait untuk bergerak aktif menyusun draf usulan beasiswa. SKPK diharapkan tidak pasif atau sekadar menunggu instruksi tertulis dari kepala daerah.
Total postur APBK Aceh Selatan mencapai Rp1,322 triliun, sehingga alokasi untuk investasi sumber daya manusia dinilai sangat krusial.
Kalangan mahasiswa menegaskan bahwa pemanfaatan anggaran daerah sebesar Rp1,322 triliun tersebut tidak boleh hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik. Pemerintah daerah wajib memprioritaskan investasi jangka panjang melalui sektor pendidikan tinggi.
Dukungan regulasi yang matang diharapkan mampu mencegah risiko mahasiswa putus kuliah akibat kendala biaya operasional studi. Pemkab Aceh Selatan memastikan koordinasi lintas sektor akan terus ditingkatkan demi merampungkan skema penyaluran beasiswa ini.
Menulis fakta, memverifikasi informasi, dan menyajikan berita secara jelas serta berimbang.