Belasan Tahun Tak Teraspal, Jalan Abdya Dipenuhi Semak
Warga Gampong Pante Cermin, Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mengeluhkan kondisi jalan penghubung antar-desa yang terbengkalai. Jalur sepanjang 3,5 kilometer tersebut belum pernah tersentuh pengaspalan sejak pertama kali dibuka belasan tahun lalu.
Pantauan di lokasi menunjukkan badan jalan kini kian menyempit. Alang-alang dan semak liar tumbuh subur di sepanjang kanan dan kiri jalur vital tersebut.
Jalan ini merupakan akses transportasi penting bagi masyarakat setempat. Jalur tersebut menghubungkan Gampong Pante Cermin dengan Gampong Sejahtera dan Gampong Pante Raja.
Keuchik Pante Cermin, Muhammad Yahya, membenarkan situasi yang dihadapi warganya. Pihak pemerintah desa mengaku tidak tinggal diam melihat kerusakan fasilitas umum ini.
"Kami sudah berulang kali mengusulkan pengaspalan jalan ini melalui Musrenbang kecamatan, mengirim proposal ke dinas terkait, hingga menyampaikannya kepada anggota DPRK Abdya saat reses," ujar Muhammad Yahya.
Usulan pengaspalan jalan penghubung sepanjang 3,5 kilometer ini selalu kandas di tingkat kabupaten meskipun rutin diajukan setiap tahun melalui Musrenbang.
Masyarakat setempat sangat bergantung pada jalan ini untuk memotong jarak tempuh menuju pusat kecamatan. Jika kondisi ini terus dibiarkan, mobilitas ekonomi warga pesisir Manggeng dipastikan kian terhambat. Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Abdya segera memprioritaskan anggaran pengaspalan pada tahun anggaran berjalan.