Lompat ke Konten Utama

IHSG Dibanting 5.863, Rupiah Tembus Rp18.068 per Dolar AS

Miftah Allina
IHSG Dibanting 5.863, Rupiah Tembus Rp18.068 per Dolar AS

Badai Kembar Tekan Pasar Keuangan Domestik

Kamis pagi menjadi periode kelam bagi stabilitas ekonomi nasional. Pasar spot mencatat rupiah sebagai mata uang dengan pelemahan terdalam di seluruh kawasan Asia. Investor global secara masif menarik modal mereka dari aset-aset berisiko di negara berkembang.

Rupiah tembus Rp18.000 per dolar AS dan menyentuh level Rp18.068, mencerminkan kepanikan pasar yang tereskalasi cepat. Sektor manufaktur dan farmasi yang bergantung pada bahan baku impor kini menghadapi ancaman pembengkakan biaya operasional.

S&P Dow Jones Indices memperkeruh situasi dengan memasukkan Indonesia ke dalam daftar pemantauan (watchlist). Langkah ini membuka peluang penurunan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market menjadi frontier market.

Aksi Jual Massal di Bursa Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merespons negatif kepastian status watchlist tersebut. Penurunan ke level 5.863,47 memaksa para pengelola dana internasional melakukan penjualan wajib (mandatory selling). Saham-saham berkapitalisasi besar (big caps) sektor perbankan menjadi korban utama pelemahan ini.

Konflik global di Timur Tengah ikut memanaskan situasi setelah gencatan senjata dinyatakan berakhir. Harga minyak mentah Brent melonjak 5,43%, yang otomatis menaikkan ekspektasi beban subsidi energi pada APBN 2026.

Analis pasar modal melihat adanya pergeseran dana besar-besaran menuju instrumen aman. Penguatan indeks dolar AS (DXY) dan obligasi pemerintah AS menjadi bukti nyata dari fenomena risk-off global ini.


Kebijakan moneter ketat dari Bank Indonesia kini dinantikan untuk menahan laju pelemahan rupiah. Pelaku pasar disarankan menahan diri dari transaksi agresif pada saham-saham lapis ketiga hingga volatilitas mereda. Kesiapan mitigasi fiskal dari Kementerian Keuangan akan menjadi kunci penentu sentimen pasar dalam beberapa hari ke depan.

Bagikan Laporan:
WhatsApp
Miftah Allina
Pewarta Redaksi

Miftah Allina

Menulis fakta, memverifikasi informasi, dan menyajikan berita secara jelas serta berimbang.

ara - Layanan AI. V1

ara

Layanan AI.V1