Mahasiswa Aceh Jadi Kurir Sabu 3,9 Kg di Bandara Soetta
Satresnarkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta menangkap seorang mahasiswa asal Aceh berinisial NF karena menyelundupkan narkotika jenis sabu. Pelaku diringkus bersama rekannya berinisial TC saat berada di ruang tunggu keberangkatan domestik Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Aparat kepolisian mengonfirmasi rilis penangkapan kasus tersebut pada Selasa, 16 Juni 2026. Petugas menyita barang bukti berupa sabu seberat 3,974 kilogram yang disembunyikan secara rapi di dalam koper bawaan kedua tersangka. Paket barang haram tersebut diperkirakan memiliki nilai ekonomis mencapai Rp4,768 miliar.
Kapolresta Bandara Soekarno-Hatta, Kombes Wisnu Wardana, menjelaskan bahwa NF dan TC merupakan bagian dari jaringan peredaran narkotika lintas wilayah. Berdasarkan hasil pemeriksaan mendalam, kedua pelaku rencananya akan menerbangkan paket sabu tersebut menuju Kendari, Sulawesi Tenggara.
"Petugas menangkap seorang mahasiswa berinisial NF. Satu dari dua tersangka yang berperan sebagai kurir atau 'koperman' jaringan narkotika lintas daerah. NF adalah mahasiswa asal Aceh," kata Kombes Wisnu Wardana dalam keterangan resminya, Selasa (16/6).
Kedua pelaku nekat menjadi kurir karena tergiur iming-iming upah besar senilai Rp40 juta jika berhasil mengantarkan paket sabu tersebut sampai ke kota tujuan. Kepolisian saat ini tengah memburu seorang perempuan berinisial D yang diduga kuat menjadi pengendali utama jaringan dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).
Penggagalan ini diklaim berhasil menyelamatkan puluhan ribu jiwa dari dampak buruk ketergantungan obat terlarang. Kasus mahasiswa aceh jadi kurir sabu ini sekaligus memperpanjang tren pemanfaatan usia remaja produktif oleh sindikat narkoba internasional.
Menulis fakta, memverifikasi informasi, dan menyajikan berita secara jelas serta berimbang.
Laporan Terkait
Kejagung Bongkar Korupsi Makan Bergizi Gratis Rp10,5 Triliun
Gugatan Massa Coretax Masuk PTUN, Otoritas Pajak Digugat
Tarif Baru PNBP Naik 233 Persen, Skema Pajak Toko Online Berlaku
Disiplin Ilmu Hukum: Penjaga Keadilan di Tengah Perubahan Zaman