Aceh Jaya Pertahankan WTP ke-13, Publik Kini Menanti Dampaknya pada Pelayanan
BANDA ACEH — Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025. Penghargaan tersebut diserahkan di Gedung BPK RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh, Rabu (8/7/2026).
Dengan capaian tersebut, Aceh Jaya berhasil mempertahankan opini WTP selama 13 tahun berturut-turut. Konsistensi ini menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah dinilai telah disusun sesuai standar akuntansi pemerintahan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Bupati Aceh Jaya, Safwandi, menerima langsung Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dari Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama. Turut mendampingi Ketua DPRK Aceh Jaya Musliadi Z, Sekretaris Daerah H. Masri, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Syarif Hidayat, serta Inspektur Kabupaten Safrul Maryadi.
Safwandi mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dan dukungan DPRK Aceh Jaya dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan serta akuntabel.
"Alhamdulillah, raihan opini WTP ke-13 ini merupakan buah dari kerja keras, dedikasi, dan kolaborasi seluruh perangkat daerah serta dukungan DPRK Aceh Jaya. Prestasi ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya.
Ketua DPRK Aceh Jaya, Musliadi Z, juga mengapresiasi keberhasilan tersebut. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah.
Meski demikian, opini WTP bukan menjadi tujuan akhir penyelenggaraan pemerintahan. Penilaian tersebut lebih menitikberatkan pada kewajaran penyajian laporan keuangan, bukan ukuran langsung terhadap kualitas pelayanan publik maupun keberhasilan pembangunan daerah.
Karena itu, capaian WTP ke-13 juga menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya untuk terus memastikan setiap rupiah anggaran mampu diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pelayanan administrasi pemerintahan.
Di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap transparansi dan efektivitas penggunaan anggaran, keberhasilan mempertahankan opini WTP diharapkan tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada hasil pembangunan.
Dokumentasi Visual
Laporan Terkait
Air Sungai Teunom Kembali Keruh, Warga Minta Pemeriksaan Penyebab Dilakukan Secara Objektif
Kejari Aceh Jaya Pulihkan Rp2,055 Miliar Keuangan Negara, Pemkab Beri Apresiasi
Aliran Krueng Teunom Keruh, HIPELMAT: Buya Krueng Teudong-Teudong, Buya Tamong Meuraseuki
Kejari Aceh Jaya Musnahkan Barang Bukti Delapan Perkara