Gempa Magnitudo 4,1 Guncang Calang Aceh Jaya Sabtu Siang
Wilayah Calang, Kabupaten Aceh Jaya, diguncang gempa bumi tektonik pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 14.41 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut memiliki kekuatan Magnitudo 4,1.
Hasil analisis BMKG menunjukkan pusat gempa atau episenter terletak di laut pada koordinat 4,64 Lintang Utara dan 95,22 Bujur Timur. Jarak pusat getaran berada sekitar 40 kilometer arah barat laut dari Kota Calang. Berdasarkan kedalaman hiposenter yang mencapai 31 kilometer, peristiwa ini dikategorikan sebagai aktivitas gempa bumi dangkal.
Ditinjau dari lokasi pusat getaran dan kedalamannya, gempa bumi ini dipicu oleh aktivitas tektonik pada zona subduksi di pantai barat Sumatra. Gesekan pergerakan Lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah Lempeng Eurasia di dasar samudra kerap memicu pelepasan energi seismik secara berkala di sepanjang koridor pesisir Aceh Jaya.
BMKG segera mengeluarkan rilis resmi bahwa pemodelan matematis gempa tektonik calang aceh jaya 2026 ini tidak menunjukkan adanya potensi tsunami. Kekuatan getaran di bawah Magnitudo 5,0 dan hiposenter yang berada di kedalaman medium bawah laut tidak cukup kuat untuk merusak atau mendeformasi permukaan dasar laut secara masif.
BMKG mengonfirmasi gempa M 4,1 di laut barat laut Calang berkedalaman 31 km tidak memicu potensi tsunami.
Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Aceh Jaya langsung menerjunkan tim reaksi cepat ke sejumlah titik pesisir pasca-kejadian. Otoritas setempat mengonfirmasi bahwa getaran hanya dirasakan lemah oleh sebagian kecil warga di daratan Calang yang sedang beraktivitas di dalam ruangan.
Hingga laporan harian dirilis pada Minggu (12/7/2026), tidak ada laporan kerusakan bangunan, fasilitas publik, maupun korban jiwa. Aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat di sepanjang jalur lintas barat Aceh Jaya terpantau berjalan normal tanpa gangguan.
Menulis fakta, memverifikasi informasi, dan menyajikan berita secara jelas serta berimbang.
Laporan Terkait
Air Sungai Teunom Kembali Keruh, Warga Minta Pemeriksaan Penyebab Dilakukan Secara Objektif
Kejari Aceh Jaya Pulihkan Rp2,055 Miliar Keuangan Negara, Pemkab Beri Apresiasi
Aliran Krueng Teunom Keruh, HIPELMAT: Buya Krueng Teudong-Teudong, Buya Tamong Meuraseuki
Kejari Aceh Jaya Musnahkan Barang Bukti Delapan Perkara